
Radio City Music Hall adalah tempat hiburan terkemuka di Rockefeller Center di New York City. Nama julukannya adalah Panggung pertunjukan Amerika, dan untuk suatu waktu merupakan tujuan wisata utama di kota ini. Bagian interiornya dinyatakan sebagai landmark New York City pada 1978.Kompleks seluas 49.000 m² di midtown Manhattan ini yang dikenal sebagai Rockefeller Center dibangun antara 1929 dan 1940 oleh John D. Rockefeller, Jr., di atas sebidang tanah yang disewa dari Universitas Columbia. Rockefeller mulanya merencanakan sebuah gedung opera di lokasi ini, namun ia berubah pikiran setelah jatuhnya Bursa Saham 1929.
Nama "Radio City" dan "Radio City Music Hall" berasal dari salah satu penyewa pertama kompleks ini, the Radio Corporation of America. Radio City Music Hall adalah proyek Rockefeller, Samuel Roxy Rothafel yang sebelumnya membuka Roxy Theater pada 1927, dan ketua RCA David Sarnoff. RCA telah mengembangkan banyak studio untuk NBC di 30 Rockefeller Plaza, tepat di sebelah selatan dari Music Hall, dan kompleks radio-TV yang memberikan nama kepada Music Hall ini masih dikenal sebagai Studio Radio City NBC.
Pada 15 Januari 2000, Radio City Music Hall menjadi tuan rumah untuk acara olahraganya yang pertama, sebuah pertandingan tinju yang menampilkan juara kelas berat ringan yang tidak terbantahkan, Roy Jones, Jr. yang mengalahkan David Telesco dalam acara utamanya, dan dalam pertandingan sampinga, petinju kelas berat David Izon mengalahkan Derrick Jefferson.
New York Liberty memainkan beberapa pertandingan kandang mereka pada 2004 di Radio City sementara Madison Square Garden sedang direnovasi untuk Konvensi Nasional Partai Republik.
Read more...
Minggu, 24 Mei 2009
Radio City Music Hall
Diposting oleh irma 0 komentar
Label: Panorama
Keindahan Venesia

Venesia, sebuah kota yang terletak di bagian utara Italia. Untuk mencapai kota ini dapat ditempuh dengan kereta api selama tujuh jam dari Roma, ibukota Italia. Jam baru menunjukkan pukul 5.30 pagi. Stasiun Santa Lucia, yang menjadi penghubung Venesia dengan kota-kota di Italia lainnya masih belum begitu ramai. Hanya ada beberapa penumpang, di antaranya terdapat wisatawan.
Di depan stasiun, kesibukan warga Venesia telah mulai tampak. Semuanya dilakukan diatas air. Inilah keunikan Venesia. Kota ini berdiri di atas ratusan pulau kecil, yang dipisahkan oleh kanal besar dan kecil. Kanal-kanal ini menjadi tempat lalu lalang kapal, seperti mobil di jalan raya.
Kanal utama, atau grand canal, membelah kota menjadi dua. Panjangnya empat kilometer, dengan kedalaman air lima meter, dan lebar 50 meter. Kanal ini dipenuhi oleh bus air, taksi air, dan kapal-kapal yang memuat segala jenis keperluan. Mulai dari bahan makanan dan minuman, sampai bahan bangunan.
Jam menunjukkan pukul 7 pagi. Langit tampak cerah. Sinar matahari menyinari air dan bangunan sehingga berwarna keperak-perakan. Untuk menyusuri kota Venesia dapat dilakukan dengan bus air. Sarana transportasi yang paling ekonomis. Dengan biaya 12 euro, atau sekitar 150 ribu rupiah, wisatawan dapat sepuasnya menjelajah kota ini selama 24 jam.
Venesia adalah kota yang dipenuhi dengan gereja dan bangunan tua. Di musim panas dengan suhu sekitar 35 derajat celcius, beberapa restoran meletakkan kursi dan meja di luar. Pemandangan yang sangat khas Eropa.
Kota Venesia identik dengan gondola, atau perahu. Gondola dengan pendayungnya yang berbaju garis-garis dan bertopi lebar, adalah ciri khas Venesia. Pemandangan gondola dengan turis duduk sambil menikmati musik akordion, merupakan pemandangan sehari-har di kota ini.
Satu setengah kilometer dari stasiun kereta api, terdapat Piazzetta San Marco. Letaknya di antara Dermaga San Marco, dan Piazza San Marco. Hingga abad ke-16, lapangan ini digunakan sebagai pasar. Di tengahnya terdapat dua tiang, dengan patung Santo Todaro, salah satu orang suci pertama di Venesia, dan patung singa San Marco.
Di dekat Piazzetta San Marco, terdapat Piazza San Marco, yang merupakan daya tarik utama Kota Venesia. Awalnya, Piazza San Marco berupa lapangan rumput. Namun setelah ditata dengan rapi, menjadikan pemandangan di Piazza San Marco penuh pesona.
Kendati hari masih pagi, wisatawan telah mulai berdatangan. sambil antri masuk, para wisatawan dapat melihat bangunan Basilica San Marco.
Gereja yang dibangun antara abad ke-11 dan ke-15 ini, menyimpan jenazah San Marco, pewarta injil. Arsitektur Basilica San Marco, merupakan perpaduan antara emas bergaya bizantium, menara bergaya gothic, tiang bergaya Romawi, dan kubah bergaya Islam. Ini merupakan bukti bahwa Venesia adalah kota internasional sejak dulunya.
Basilica San Marco dilengkapi dengan menara lonceng, yang dibangun pada abad ke-16. Hingga sekarang, lonceng masih berbunyi setiap pergantian jam. Sementara itu, di sekeliling lapangan terdapat bangunan-bangunan tua yang berfungsi sebagai toko cendera mata.
Ketika hari makin siang. wisatawan semakin memadati Piazza San Marco. Lapangan diramaikan oleh hadirnya burung dara. Jumlahnya bisa mencapai ratusan, bahkan ribuan. kehadiran unggas ini menjadi atraksi tersendiri. Kota Venesia memang penuh pesona. Selain indah, kota ini juga unik. Karena itu tidak salah jika Venesia dijuluki sebagai salah satu kota air terindah di dunia.
Read more...
Diposting oleh irma 0 komentar
Label: Panorama
Taman Bunaken

Bunaken adalah sebuah pulau seluas 8,08 km² di Teluk Manado, yang terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia. Pulau ini merupakan bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Pulau Bunaken dapat di tempuh dengan Speed boat atau kapal sewaan dengan perjalanan sekitar 30 menit dari pelabuhan kota Manado. Di sekitar pulau Bunaken terdapat taman laut Bunaken yang merupakan bagian dari Taman Nasional Kelautan Manado Tua. Taman laut ini memiliki biodiversitas kelautan salah satu yang tertinggi di dunia. Selam scuba menarik banyak pengunjung ke pulau ini. Secara keseluruhan taman laut Bunaken meliputi area seluas 75.265 hektar dengan lima pulau yang berada di dalamnya, yakni Pulau Manado Tua,
Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage berikut beberapa anak pulaunya, dan Pulau Naen. Meskipun meliputi area 75.265 hektar, lokasi penyelaman (diving) hanya terbatas di masing-masing pantai yang mengelilingi kelima pulau itu.
Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.
Sebagian besar dari 12 titik penyelaman di Pulau Bunaken berjajar dari bagian tenggara hingga bagian barat laut pulau tersebut. Di wilayah inilah terdapat underwater great walls, yang disebut juga hanging walls, atau dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas. Dinding karang ini juga menjadi sumber makanan bagi ikan-ikan di perairan sekitar Pulau Bunaken.
Read more...
Diposting oleh irma 0 komentar
Label: Panorama
'Surga' Dibawah Laut Papua

Papua, BILA Anda penikmat panorama kehidupan bawah laut, coba bandingkan lokasi yang Anda ketahui dengan kawasan laut di Kabupaten Raja Ampat. Kekaguman pasti segera terlontar.
Selain panorama indah di atas permukaan laut, biota di dalam laut pun menjanjikan keindahan. Berbagai jenis ikan bermacam ukuran dan warna hilir mudik tiada henti. Beraneka ragam karang keras dan lunak menambah semarak kehidupan.Kepulauan Raja Ampat terletak di ujung paling barat Pulau Papua. Akan tetapi, informasi keindahan alam kabupaten ini tidak ditemui dalam buku panduan wisata reguler di Indonesia. Segala cerita dan foto mengenai daerah ini justru berasal dari dunia internet.
Banyak orang asing yang berprofesi sebagai peneliti kehidupan laut, penyelam profesional, fotografer, atau turis biasa membuat situs tentang kehidupan bawah air laut Raja Ampat.
Mereka rata-rata terkesan dengan keindahan alam bawah air Raja Ampat. Dr John Veron, ahli karang berpengalaman dari Australia, misalnya. Dalam sebuah situs ia mengungkapkan, Kepulauan Raja Ampat yang terletak sekitar 50 mil sebelah barat-utara Sorong mempunyai kawasan karang terbaik di Indonesia. Sekitar 450 jenis karang sempat diidentifikasi selama dua pekan penelitian di daerah itu.
Dari 450 jenis karang itu, tujuh jenis di antaranya merupakan temuan baru bagi dunia ilmu pengetahuan karang dan belum pernah ditemukan di dunia lain. "Menemukan karang dalam satu kali kunjungan, belum pernah saya temukan selama hidup. Bahkan, belum ada penelitian karang yang dapat menemukan lebih dari 450 jenis karang," tutur Veron.
Serupa dengan Veron, Gerry Allen, ahli ikan karang dan ikan air tawar yang telah bekerja 25 tahun di seluruh dunia, mengaku belum pernah memiliki pengalaman seperti yang diperolehnya di Kepulauan Raja Ampat. Di sana ia menemukan sejumlah keindahan taman laut yang paling indah dan murni dari seluruh taman laut di Indonesia.
Read more...
Diposting oleh irma 0 komentar
Label: Panorama

.jpg)